Jumat, 17 Mei 2019

Top 7 Perubahan pada Suami Saat Istrinya Sedang Hamil dan cara mengatasinya

Blogger Banyumas



Saat kamu atau istri hamil, pria atau suami biasanya akan mengalami beberapa perubahan pada dirinya atau sifatnya. Perubahan ini bisa jadi perubahan positif ataupun sebaliknya. Kita bisa menggunakan keduanya karena kondisi hamil akan membuat pria mengalami gangguan pada tubuhnya atau fikirannya. Misal salah satunya adalah gangguan dalam berhubungan seks yang membuat pria tidak bisa melakukannya sewaktu-waktu atau yang di inginkannya.
Nah, apabila Anda sedang hamil atau sedang akan merencanakan kehamilan anda, sebaiknya anda untuk waspada dengan perubahan yang terjadi pada suami. Kalau perubahannya positif mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun, kalau perubahannya negatif harus dicegah agar tidak menimbulkan masalah dalam rumah tangga anda.
Macam Macam perubahan suami saat istri hamil
Perubahan yang terjadi pada pria saat pasangannya hamil ada banyak. Berikut yang paling sering terjadi dan haru diketahui oleh istrinya. Antara lain sebagai berikut :
1.    Over protektif
Seorang pria atau suami yang sudah sejak lama mendamba dambakan momongan akan menjadi over protektif dengan istrinya. Mereka akan sering melarang pasangannya untuk melakukan ini dan itu termasuk terlalu bekerja, tidak memperbolehkan mencuci pakaian, hingga tidak boleh jajan sembarangan.
Hal ini sangat baik untuk pasangan meski pemberian pengertian harus dilakukan. Misal memberitahu apa saja yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan. Seorang pria juga harus memberi tahu kegiatan apa saja yang masih diperbolehkan sehingga over protektifnya beralasan dan tidak asal larang saja. Pasti dampaknya mungkin ada untuk sang bayi.
2.    Mengalami stres
Pria yang mengetahui pasangannya hamil memiliki dua kemungkinan yang akan terjadi pada tubuhnya. Pertama adalah antusias sehingga pria akan senang dan menjadi lebih giat dalam bekerja. Namun, ada juga pria yang mengalami hal sebaliknya dan membuat mereka mengalami stres yang berlebihan.
Kondisi stres yang terjadi pada pria disebabkan beberapa hal. Ada yang belum siap mendapatkan keturunan karena tidak yakin bisa membesarkannya atau menafkahinya. Selain itu, masalah finansial seperti belum ada dana untuk pemeriksaan rutin dan persalinan membuat seorang pria mengalami stres berlebihan.
3.    Sering melakukan masturbasi
Kebutuhan seks adalah hal wajar yang dimiliki oleh seorang suami atau pria. Apalagi mereka memang dikenal lebih aktif secara seksual. Kalau pasangan mendadak hamil, tentu pada tiga bulan pertama, pria tidak bisa melakukan seks dengan pasangannya. Mereka akan menahannya dan akhirnya lebih banyak melakukan masturbasi.
Masturbasi yang dilakukan oleh pria dengan kondisi seperti ini sebenarnya tidak perlu dilakukan diam-diam. Istri boleh mengetahuinya atau malah ikut membantu untuk membuat pasangannya puasa. Dengan saling terbuka, masalah seksual tidak akan menjadi beban dan memunculkan masalah baru seperti perselingkuhan.
4.    Religius
Beberapa pria yang awalnya belum religius biasanya akan berubah menjadi lebih religius. Mereka melakukan itu sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat kehamilan yang dialami oleh pasangannya. Kondisi ini harus didukung oleh istri sehingga kehidupan rumah tangga akan berjalan dengan lebih lancar dan lebih harmonis
5.    Lebih Semangat atau Giat bekerja
Karena sadar dengan biaya yang akan dikeluarkan sejak pasangan hamil hingga melakukan persalinan, pria akan lebih giat bekerja. Pria biasanya akan berusaha menabung untuk mencukupi semua kebutuhan dari istri dan bayi akan nantinya lahir. Istri juga harus mendukung suami dengan melakukan hal sederhana seperti membuatkan minum atau pijatan pijatan kalau lelah.
6.    Berselingkuh
Tidak bisa dipungkiri lagi kalau istri yang sedang hamil akan mengalami beberapa gangguan pada tubuhnya. Gangguan ini membuat mereka tidak bisa melakukan seks dengan pasangan agar janin yang dikandungnya bisa tumbuh dengan sempurna. Sayangnya tidak semua pria menyadari ini sehingga ada juga yang berselingkuh untuk mendapatkan kepuasan seksual.
Sebenarnya wanita masih bisa melakukan seks kalau mereka sudah hamil di atas bulan ke-4 atau ke-5. Pria bisa melakukan seks meski tidak terlalu sering. Agar pria tidak melakukan hal-hal seperti ini ada baiknya untuk membicarakannya dengan baik agar tidak menimbulkan masalah sampai melakukan perselingkuhan. Kalau bisa istri lebih memahami akan kebutuhan batin sang suami
7.    Pola hidup yang berantakan
Suami akan mengalami beberapa perubahan pada gaya hidupnya. suami akan mulai belajar masak sendiri, mencuci, hingga melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya. Karena suami jarang melakukan hal ini terkadang apa yang dilakukan jadi berantakan sehingga mereka kerap mengalami sakit atau pola makannya terganggu.
Kondisi ini mungkin akan sering terjadi di rumah. Namun, istri bisa mengatasinya dengan cara mengarahkan saat pria melakukan pekerjaan. Dengan begitu, kesalahan tidak akan terjadi sehingga pria tidak mengalami masalah kesehatan.
Cara mencegah perubahan negatif pada pria
Agar hal negatif yang terkait dengan perubahan suami tidak terjadi, Anda dan pasangan bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.
·         Kalau masalah terjadi berhubungan dengan seks, ada baiknya membicarakan dengan baik. Misal wanita akan membantu pasangan untuk sementara waktu dengan melakukan masturbasi. selanjutnya kalau kandungan sudah kuat bisa melakukan seks secara terbatas dan memakai kondom. Pasangan harus sama-sama menyadari masalah ini.
·         Kalau wanita tidak ingin pasangannya mengalami stres secara berlebihan, ada baiknya untuk segera mengatasi masalah bersama-sama. Misal membicarakan tabungan, pekerjaan, dan sebagainya agar pria tidak merasa sendirian dan harus menyelesaikan semuanya tanpa bantuan.
·         Meski sangat sederhana, wanita harus tetap mengingatkan pasangannya untuk makan atau melakukan pekerjaan rumah tangga dengan benar. Kalau wanita masih bisa bekerja, mereka harus melakukannya perlahan-lahan agar tidak menimbulkan masalah dengan janin.
·         Selalu lakukan komunikasi saat senggang dengan pasangan untuk membicarakan ada atau tidaknya masalah yang terjadi selama kehamilan. Masalah sekecil apa pun harus dibicarakan agar tidak terus membesar.
Perubahan yang terjadi pada pria saat istrinya hamil memang tidak bisa dicegah dan kadang terjadi dengan sendirinya. Namun, komunikasi yang intens antara suami dan istri akan membuat hal negatif yang terjadi bisa diminimalkan.


Blogger Banyumas
Disqus Codes
  • To write a bold letter please use or
  • To write a italic letter please use or
  • To write a underline letter please use
  • To write a strikethrought letter please use
  • To write HTML code, please use or
    or

    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Box

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

Berlangganan Artikel Gratis